DETAIL BERITA
Banjarmasin, InfoPublik - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggandeng 12 Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia dalam Penguatan Program Kelembagaan Desa Tertinggal di Perguruan Tinggi.
Menurut Panlak acara STIMI Banjarmasin Titien Agusrina MSi, pemilihan perguruan tinggi dilakukan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi secara random.
“Untuk perguruan tinggi di Kalsel, STIMI Banjarmasin dan Unlam yang terpilih. Pembukaan akan dilaksanakan Selasa – Rabu (17-18/11) bertempat di Auditorium LPP RRI Banjarmasin dengan dimulai pemaparan program oleh Kementerian, seminar dan dialog interaktif,” ujarnya, Senin (16/11).
Sedangkan perwakilan dari provinsi lain yaitu, Unisba Bandung dan Universitas Pendidikan Bandung Jabar, Universitas Darul Ulum Islamic Center Sudirman dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Manggala Semarang Jateng, UPN Veteran dan Unair Surabaya Jatim, Universitas IBA dan Unsri Palembang Sumsel, dan Unhas dan Universitas Muslim Indonesia Makassar Sulsel.
Tujuan program ini untuk mengoptimalkan keterlibatan masyarakat kampus atau mahasiswa. “Mengajak mahasiswa dan civitas akademika kembali terjun ke desa. Masyarakat kampus akan dapat ikut membangun desa, mengangkat dan mengembangkan produk yang mempunyai nilai jual tinggi,” jelas Titien.
Sebanyak 60 orang mahasiswa dari STIMI Banjarmasin dibagi menjadi enam kelompok, masing-masing 10 orang dalam satu kelompok mengikuti penguatan program kelembagaan desa. Jenis yang dilombakan yaitu lomba foto dan penulisan proposal ide potensi untuk mahasiswa di lokasi kegiatan.
“Selain itu ada Seminar program potensi kelembagaan desa yang menghadirkan artis dan enterpreneur selama dua hari dan peliputan kegiatan seminar di media massa lokal,” katanya. (wln/maulida/toeb)
sumber : http://infopublik.id
