DETAIL BERITA

Menanggapi memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, gabungan mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (San Agustin), Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK) Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP), dan Pastoral Mahasiswa Keuskupan Agung Pontianak (KAP) menggelar aksi sosial pembagian 2.000 masker gratis kepada masyarakat pada Minggu (30/8).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan dan pemantauan kualitas udara regional, lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) meningkat signifikan akibat pekatnya paparan kabut asap karhutla yang sempat membawa Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada kategori tidak sehat.
Merespons krisis kesehatan lingkungan tersebut, aksi kepedulian kloter pertama yang melibatkan 29 mahasiswa ini diawali dengan doa bersama di Gereja Katedral Pontianak. Para Pastor secara khusus memimpin doa untuk kelancaran kegiatan, memohon perlindungan bagi para mahasiswa di lapangan, serta memohon turunnya hujan dan cuaca kondusif di wilayah Kalbar.
Bagi para mahasiswa, aksi turun ke jalan ini bukan sekadar membagikan bantuan fisik, melainkan sebuah bentuk nyata kepedulian dan refleksi kritis terhadap situasi darurat yang sedang dihadapi masyarakat. Gerakan ini mengusung pesan moral mendalam bagi generasi muda untuk tidak tinggal diam ketika keadaan sedang tidak baik-baik saja.
Perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari langkah-langkah kecil, sesuai dengan apa yang mampu dilakukan, serta keberanian untuk hadir secara langsung bagi sesama di tengah krisis.
Keterlibatan aktif gabungan mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (San Agustin) dan KMK POLNEP ini diharapkan mampu menyentuh hati serta membangkitkan kesadaran kritis insan akademis lainnya untuk terus berkontribusi bagi lingkungan dan publik.
Rangkaian aksi sosial ini dipastikan akan terus berlanjut. Setelah kloter pertama sukses dikoordinasikan oleh mahasiswa POLNEP, aksi pembagian masker kloter kedua dijadwalkan kembali bergulir pada Minggu mendatang di bawah koordinasi mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo.
Melalui sinergi kepemudaan dan pelayanan pastoral ini, seluruh pihak memanjatkan doa bersama agar kabut asap segera berlalu, hujan kembali turun melimpah, dan Kalimantan Barat dapat kembali menghirup udara yang segar dan sehat.
Sumber: Humas Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo
Editor: Humas LLDIKTI Wilayah XI (Ad)
