DETAIL BERITA
Banjarmasin – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI terus memperkuat kualitas internal organisasi melalui pengembangan budaya kerja sehat dan peningkatan layanan berbasis pendekatan psikologis. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan penguatan kapasitas pegawai yang menghadirkan dua materi utama, yakni pengelolaan stres kerja dan psychological service excellence.
Dalam sesi pertama, Psikolog Eka Sri Handayani menekankan pentingnya pengelolaan stres kerja secara sehat sebagai kunci menjaga produktivitas dan kesehatan mental pegawai. Ia menjelaskan bahwa kelelahan kerja (cape) merupakan hal yang wajar, namun kondisi burnout harus dihindari karena berdampak serius terhadap kinerja dan kesejahteraan individu.
“Burnout dapat menurunkan performa kerja secara signifikan, bahkan hingga setengah dari kapasitas normal, serta memicu gangguan emosional dan hubungan kerja,” ungkapnya.
Ia juga menguraikan berbagai strategi pengelolaan stres, seperti pengaturan prioritas kerja, komunikasi terbuka, menjaga keseimbangan hidup, serta keberanian mengenali batas kemampuan diri. Dukungan organisasi, menurutnya, juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
Sementara itu, pada sesi kedua, Psikolog Ceria Hermina memperkenalkan konsep psychological service excellence, yaitu pendekatan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada prosedur administratif, tetapi juga memperhatikan kebutuhan psikologis pengguna layanan.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan yang baik harus mampu membuat pengguna merasa didengar, dihargai, dan mendapatkan kejelasan. Untuk itu, diperkenalkan model praktis “SERVE with HEART”, yang menekankan empati, komunikasi yang jelas, serta tindak lanjut layanan.
“Pelayanan bukan hanya soal proses, tetapi bagaimana pengguna merasakan pengalaman setelah dilayani,” jelasnya.
Lebih lanjut, pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan kepuasan dan kepercayaan perguruan tinggi sebagai mitra, sekaligus mengurangi potensi keluhan layanan.
Melalui kegiatan ini, LLDIKTI Wilayah XI menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi yang tidak hanya unggul dalam kinerja, tetapi juga sehat secara mental dan profesional dalam memberikan layanan.
Upaya ini sejalan dengan visi menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak, didukung oleh sumber daya manusia yang adaptif, empatik, dan berorientasi pada kualitas layanan.
