DETAIL BERITA

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D., menjadi pemateri dalam Rapat Koordinasi (Rakor) LLDIKTI Wilayah XI yang digelar di Gedung Kemenko 3 Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (9/5).
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Kepala LLDIKTI Wilayah XI, Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Komisi X DPR RI secara daring, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek (Ditjen Risbang), Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Direktur Sumber Daya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti), serta perwakilan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Kalimantan.
Dalam pemaparannya, Prof. Badri menjelaskan arah strategis Kemdiktisaintek Tahun 2025–2029 yang menitikberatkan pada penguatan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi yang inklusif, adaptif, dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045.
Ia menyampaikan bahwa peningkatan partisipasi pendidikan tinggi, mutu lulusan, penguatan riset, hingga tata kelola perguruan tinggi menjadi fokus utama transformasi pendidikan tinggi nasional.
“Pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan lulusan yang kompetitif, adaptif terhadap perubahan, serta berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Badri juga memaparkan sejumlah indikator kinerja utama pendidikan tinggi, di antaranya peningkatan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi, penguatan bidang STEM, peningkatan jumlah dosen berkualifikasi doktor, hingga publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah guna mendukung hilirisasi riset serta pengembangan inovasi yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Prof. Badri juga menekankan pentingnya internasionalisasi perguruan tinggi melalui peningkatan mobilitas mahasiswa internasional, program post doctoral, serta penguatan kualitas publikasi ilmiah untuk meningkatkan posisi perguruan tinggi Indonesia di tingkat dunia.
Melalui Rakor LLDIKTI Wilayah XI ini, diharapkan tercipta sinergi dan kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang berdampak dan berdaya saing global.
Berita : Humas Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
